Ganti Judul dan ALt sendiri

Yuk, Lakukan Persiapan Ramadhan Lebih Dini!



Apa kabar, Teman Fillaah? Beberapa hari lalu saya ke minimarket. Di rak-rak bagian depan swalayan tersebut sudah berjajar rapi makanan yang identik dengan bulan Ramadhan, ya si manis kurma. Hal ini langsung mengingatkan saya bahwa sebentar lagi Ramadhan tiba. Saat ini bulan Rajab. Pebisnis ritel saja sudah melakukan persiapan Ramadhan sejak dini, apa kabar dengan kita?

Kalau Teman Fillaah, biasanya kapan mulai melakukan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan? Bulan Sya’ban, Rajab, atau malah 6 bulan sebelum Ramadhan? Tentu semakin dini memulai menyiapkan diri akan lebih baik ya.

Para Ulama terdahulu dan para sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam biasa berdo’a agar sampai umurnya hingga Ramadhan. Orang-orang beriman akan merasakan syukur yang sangat apabila Allah Subhaanahu wa ta’ala memberinya kesempatan menikmati ibadah di bulan Ramadhan lagi.
شهر رجب شهر للزرع و شعبان شهر السقي للزرع و رمضان شهر حصاد الزرع
Rajab adalah bulan untuk menanam, Sya’ban adalah bulan untuk mengairi dan Ramadhan adalah bulan untuk memanen” 
(Abu Bakr al Warraq al Balkhi rahimahullahu)
Mempersiapkan sebaik mungkin ibadah puasa Ramadhan harus dilakukan jika ingin sukses Ramadhannya. Tak mungkin tanpa persiapan ibadah akan optimal. Persiapan meliputi bertaubat dari segala dosa dan persiapan kekuatan iman, hati, dan fisik selama Ramadhan.
Bulan Rajab bulan menanam


Orang yang beriman menyadari akan tumpukan dosanya dan banyaknya kelalaian yang dilakukannya sepanjang waktu. Jadi kehadiran bulan Ramadhan dengan segala keutamaannya sangat diharapkan menjadi bulan untuk memperbaiki diri dan berharap Allah akan menghapus dosanya.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Beberapa keutamaan bulan Ramadhan yang selalu dirindukan orang beriman adalah:
  1. Suasana Ramadhan kondusif untuk beribadah dan memperbanyak amal sholeh.
  2. Pahala di bulan Ramadhan dilipatgandakan.
  3. Allah merahmati bulan Ramadhan
  4. Allah memberikan janji ampunan di bulan Ramadhan
  5. Kesempatan mendapatkan malam Lailatul Qadar, dimana Allah akan mengampuni dosa dan melipatgandakan pahala orang yang beribadah di malam itu.

Kerugian Bagi Yang Tidak Mempersiapkan Ramadhan 

Keistimewaan Ramadhan sangat banyak. Dan itu hanya bisa dilihat oleh orang yang beriman. Orang tidak beriman mungkin melihat deretan keistimewaan Ramadhan itu sebagai hal biasa saja.

Orang yang beriman akan melihat keistimewaan Ramadhan sebagai hal yang nyata, sangat mensyukurinya, dan benar-benar menantikan kehadirannya.

Betapa selama ini Allah telah melihat kemaksiatan yang dilakukannya sepanjang tahun, namun masih menutupi aib-aibnya. Ramadhan akan jadi momentum me-reset dosa dan mendapatkan keridhoan Allah. Karena itu merupakan suatu kerugian yang sangat besar apabila kesempatan bertemu Ramadhan berikutnya tidak mempersiapkan diri dengan baik.

Puasa Ramadhan merupakan sebuah kewajiban bagi setiap orang beriman. Tahukah Teman Fillaah, bahwa tidak mempersiapkan diri dalam menjalankan sebuah perintah termasuk salah satu bentuk meremehkan perintah Allah?
Persiapan ibadah bulan Ramadhan
Akibat tidak mempersiapkan suatu ibada yang telah jelas diwajibkan



Dan meremehkan perintah Allah untuk menjalankan kewajiban yang sudah tampak di depan mata akan memberikan dampak besar, yaitu kelemahan untuk menjalankan kewajiban tersebut dan terhalang dari ridha Allah Subhaanahu Wa Ta’ala. Sungguh, ini merupakan kepahitan dan kehinaan akibat dari ketidaksiapan.
  اَلتَّهَاوُنُ بِالْأَمْرِ إِذَا حَضَرَ وَقْتُهُ
yaitu kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya (Imam Abu Bakr Az Zur’i rahimahullah)
Niat yang ikhlas dan persiapan menjalankan suatu perintah atau amalan akan membuat Allah ridho. Jika kita lalai dan terlalu mengikuti hawa nafsu, akan menyebabkan kita mendapatkan hukuman berupa tertutupnya hati dari hidayah. Dan akibat fatalnya, kita akan merasa enggan, lemah, dan tidak bersemangat mengejar keutamaan ibadah di bulan Ramadhan.

Apa Sajakah Persiapan Ramadhan?

Satu hal yang harus kita ingat, tidak ada persiapan maka kita akan lemah. Lemah secara pribadi dan jauh dari pertolongan Allah.

Beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai persiapan Ramadhan adalah:
1. Berdo’a
Menjelang Ramadhan sebaiknya kita banyak berdo'a agar Allah mengizinkan umur kita sampai hingga bulan Ramadhan.

”Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan.”

2. Mengqodho hutang puasa apabila memilikinya.
Halo, siapa yang masih punya utang puasa tahun lalu? Mari masing-masing tengok catatan pribadinya. Semoga ga ada yang lupa ya.

3. Mempersiapkan keimanan agar lebih kuat saat menghadapi Ramadhan.
Mempersiapkan hati agar lebih ikhlas, sabar dalam beribadah, dan menghadirkan perasaan gembira mengharap pahala Allah (ihtisab) karena Iman dan Ihtisab merupakan syarat diampuninya dosa saat Ramadhan.

4. Memperbaiki semua amalan wajib dan memperbanyak amalan Sunnah.
Agar Ramadhan lebih prima dalam beribadah, sejak sekarang mulai perbaiki ibadah harian kita. Karena pada bulan Ramadhan seluruh amal ibadah kita akan dilipatgandakan pahalanya. Jadi, tentu saja semakin sempurna ibadah, akan semakin sempurna juga balasan di sisi Allah. Terutama ibadah shalat wajib, mari memperbaiki kekhusyukan dan ketepatan waktu shalat. Perbaiki dan perbanyak juga membaca Qur'an, bersedekah, dan dzikrullah.
Ibadah di bulan Rajab
Memperbaiki semua amalan wajib terutama shalat fardhu 


5. Memperbanyak ketaatan dan amalan dalam bentuk apa pun.
Ketaatan dan amalan bisa berupa sikap baik ke orang tua, teman, memudahkan urusan orang lain, lebih selektif dalam berbicara, lebih bijak dalam menggunakan gawai, lebih banyak menuntut ilmu, dan lain sebagainya.

6. Memperbanyak Taubat
Perbanyaklah memohon ampunan kepada Allah. Siapa saja yang “menghitamkan” catatan amal selama setahun ini hendaklah “memutihkannya” dengan taubat di bulan-bulan menjelang Ramadhan.
Rasulullah Berrsabda,
كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُون
“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.” (HR. Tirmidzi)
Perbanyaklah melafadzkan istighfar di setiap waktu. Kurangi berbicara, perbanyak diam. Pekalah terhadap setiap dosa yang hendak dilakukan.

Semakin sedikit kita membawa dosa saat masuk bulan Ramadhan, InsyaAllah akan semakin ringan langkah kita dalam beribadah.

7. Membekali diri dengan Ilmu tentang Ramadhan.
Membaca dan mendengarkan kajian Ilmu akan sangat bermanfaat. Meskipun kita telah hafal di luar kepala apa saja syarat, rukun puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan selama Ramadhan, mengulang mempelajarinya akan me-recharge iman dan semangat kita. Biasanya meski kita merasa sudah tau, ada saja hal baru yang kita ingat saat muraja'ah materi tentang Ramadhan.

8. Memperbanyak puasa pada bulan Rajab dan Sya’ban.
Rasulullah memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Beliau tidak terlihat lebih banyak berpuasa di satu bulan melebihi puasanya di bulan Sya’ban, dan beliau tidak menyempurnakan puasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan.

9. Membuat Time Schedule Khusus Bulan Ramadhan
Prinsip menyusun jadwal Ramadhan adalah menghargai setiap detik waktu yang dimiliki dan berani memprioritaskan waktu untuk ibadah daripada kepentingan dunia apa pun. InsyaAllah Aishawa akan membahas khusus schedule Ramadhan ini pada bulan Sya’ban.

10. Ajak Keluarga dan Circle Terdekat
Beramal shaleh paling enak kalau ada temannya. Sounding dong ke keluarga inti dan teman terdekat yang sefrekuensi dengan kita, untuk sama-sama mempersiapkan Ramadhan tahun ini.

Colek suami, ajak anak-anak mulai membicarakan rencana dan persiapan Ramadhan tahun ini. Share di story media sosial konten tentang Ramadhan agar vibesnya makin terasa. InsyaAllah akan menular.

11. Bertawakal Kepada Allah
Saat semua langkah persiapan (ikhtiar) seperti yang telah disebutkan di atas sudah dilaksanakan, ada satu lagi yang harus kita lakukan, yaitu Tawakkal.
Apa saja yang dipersiapkan untuk Ramadhan



Seorang muslim tetap harus berserah diri kepada Allah atas amal apa pun. Jangan sekali-kali mengandalkan kemampuan diri dan perasaan kekuatan iman di dalam hati. Jangan juga mengandalkan pengalaman Ramadhan tahun lalu yang dirasa berhasil. Tetap serahkan kepada Allah Yang Maha Lembut, Yang Maha Memudahkan segala macam urusan termasuk ibadah kita.

Yuk, Mulai Segera!

Nah Teman Fillaah, jika kamu sudah merancang persiapan Ramadhan juga untuk tahun ini, saya senang bila kamu mau berbagi tips juga dengan pembaca lainnya. Semoga tahun ini kita menyambut dan menjalani ibadah Ramadhan dengan persiapan yang lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Baarakallaahu fiikum



10 comments

Ingin memberi tanggapan atau saran? Silahkan drop di comment box. Terima kasih!
  1. Harapan saya semoga Ramadhan ini tambah hafalan Quran walau sedikit. Semoga bisa khatam Quran beserta artinya. Aamiin. Tapi benar, butuh 'ancang-ancang' supaya nggak putus di tengah jalan.

    ReplyDelete
  2. MasyaAllah watabarokallah, terima kasih Kak untuk pengingatnya. Semoga usia kita semua disampaikan pada Ramadan tahun ini dan mudah-mudahan bisa melaksanakan segala jenis ibadah didalamnya dengan baik dan diterima Allah swt. Aamiin ya Allah

    ReplyDelete
  3. Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu umat muslim. Karena itu sebelum ramadhan tiba, kita harus mempersiapkan ibadah sebaik-baiknya. Terima kasih sharingnya dan pengingatnya.

    ReplyDelete
  4. Ya benar tak terasa sebentar lagi lebaran lebih baik persiapkan dari sekarang agar ramadhan lebih maksimal

    ReplyDelete
  5. Setiap mendengar kata ramadhan, aku teringat akan hutang puasa. Untungnya aku selalu mencatat jumlah hutang dan berapa yang belum dibayar. Semoga persiapan menyambut bulan mulia semakin baik. Ya Allah semoga kita semua dipertemukan dengan ramadhan lagi aminn.

    ReplyDelete
  6. Ramadan sebentar lagi, masih ada waktu untuk mempersiapkannya. Dari mulai hal kecil seperti membantu orang tua dan kerabat. Yuk mulai dari sekarang.

    ReplyDelete
  7. Masya Allah... Setiap akan datang ramadhan tuh, antara senang dan sedih. Sedihnya kek berasa belum optimal aja ramadhannya, karena mesti pas banget momen hamil, menyusui 🙈. Ya Allah sampaikan kami di bulan Ramadhan dan semoga ramadhan tahun ini lebih baik lagi... Aamiin.

    ReplyDelete
  8. masya Allah terima kasih remindernya mbak, ya allah sampaikan usia kami di bulan ramadhan aamiin

    ReplyDelete
  9. MasyaAllah terimakasih atas reminder nya. Padahal saya beberapa kali belanja di toko swalayan, dan ya banyak dipajang si kurma, tp kok ya ga sadar jg ramadan sebentar lagi tiba. Benar-benar butuh charge untuk Ramadan kali ini. Karena 2 tahun sebelumnya kurang optimal melalui ramadan. Terimakasih atas sharingnya mba.

    ReplyDelete
  10. masyaallah nancap jleb mbaa..tetap andalkan Allah, jangan andalkan usaha kita, jangan andalkan keimanan kita..hanya andalkan Allah...yaa Rabb 2 pekan lagi mulai ramadhan

    ReplyDelete